Filed under: Fisika
Berita Gembira.
Ini ada berita MALARI Lima Belas Januari 2007. Setelah 60 tahun Indonesia Merdeka MenKes menetapkan Tenaga Fisika Medik sebagai Tenaga Kesehatan (saya salinkan di bawah). Ini menempatkan Fisika Medik sebagai tenaga di bidang kesehatan seperti halnya dokter, bidan, perawat dll. Ini adalah hasil perjuangan teman-teman fisika medis selama sekitar 20 tahunan.
Perhatikan bahwa latar belakang pendidikan adalah pendidikan fisika medik yang diakui oleh pemerintah memang masih general / umum. Tapi ini menguntungkan karena universitas biasapun bisa terlibat bukan hanya poltekkes yang umum memasok bidan, perawat fisioterpis dll. Segera setelah SK akan sampai ke Menpan dan ini akan tercermin langsung dalam Tunjangan Jabatan dan formasi kepegawaian rumah sakit di seluruh Indonesia.
Mengenai level kesarjanaan akan ditindaklanjuti dengan Peraturan dari BAPETEN yang wacananya adalah minimum S2 Fisika Medis. Hal ini sesuai standard AAPM (American Association of Physicists in Medicine) dan EFOMP (European Federation of Medical Physicists) dan juga IAEA (International Atomic Energy Agency). Di banyak rumah sakit besar US dan Europe banyak Fisikawan Medis bergelar S3. Tapi memang masih akan menunggu beberapa lama. Untuk saat ini kita sudah cukup gembira dengan diakuinya profesi Fisika Medik sebagai perlindungan hukum.
Filed under: Fisika
Kalangan guru maupun siswa mesti repot kalau sudah tiba saatnya harus praktikum. Selain alatnya yang belum tentu mudah, juga mahal; Ruang kadang harus antri dengan kelas lainnya.
Nah, situs ini menyediakan layanan praktikum gratis bagi guru dan siswa.
Silahkan masuk ke Virtual Laboratory ini. Anda pilh saja, status Guru (Teacher) atau Siswa (Student), It’s Free…
viva……..
Filed under: VOIP
Pada umumnya kebutuhan akan Voip gateway dengan solusi Opensource menggunakan Trixbox atau dari Distro Linux yang sudah ada, misalnya Opensuse, OpenBSD, debian, Gentoo dll dengan instalasi Asterisk.
Asterisk pada dasarnya adalah telepony toolkit yang memungkinkan pengembang untuk membuat beberapa macam aplikasi sebagai interface pada telepony network, dimana sebagian besar aplikasi menyerupai PBX (private brach exchange / sentral) asterisk juga bisa digunakan sebagai IVR (Interactive Voice Response), Teleconference,dan juga sebagai voice mail system, selain itu juga bisa dikembangkan untuk aplikasi yang lain nya.
Sedangkan IpCop merupakan distribusi Linux yang dibuat untuk tujuan khusus memudahkan dalam memanage Firewall yang berbasiskan PC hardware. Cocok digunakan sebagai Router kantor / Sekolah / warnet karena kemudahan dan kecepatan Instalasinya, Kebutuhan Spesifikasi hardware yang cukup sederhana, namun memiliki fitur Firewalling dan security yang cukup bisa diandalkan.
Instalasi Asterisk pada Ipcop sekarang menjadi lebih mudah karena adanya sebuah Project dari BerliOS Developer yang telah berhasil membuat Addon Asterisk terutama Spesifik pada Ipcop 1.4.18 i386 dengan menggunakan Asterisk 1.4.19.1 dan sudah tersedia juga Asterisk-IpCop Iso nya dalam arti Iso Ipcop yang didalamnya sudah disertakan Asterisk.
Untuk Konfigurasi addon sama seperti addon IPCOP Pada Umumnya:
- Download Addon, bisa klik DISINI
- Copy File tersebut ke dalam IPCOP Box, bisa dengan scp ( linux ) atau winscp (windows ), jangan lupa umumnya secara default Ipcop menggunakan port 222 untuk akses SSH nya.
- Uncompress file dan eksekusi File Installernya ( ./install -i )
- Maka secara otomatis Asterisk telah terinstall
- Init Script Asterisk terletak di /etc/rc.d/rc.asteris
- Konfigurasi File nya berada di /etc/asterisk
- Untuk login pada Interface Asterisk command line menggunakan command : asterisk -r
- Untuk Uninstall Asterisk addon menggunakan command biasanya ( ./install -u )
- Jangan Lupa membuka port-port yang dibutuhkan, misalnya port 5060 (udp ), port 1000 – 2000 ( udp ) Untuk SIP, port 1720 (tcp) dan 4569 (udp ) Untuk IAX2, dan port 1000 – 2000 (tcp dan udp ) untuk H.323. Untuk emmbukanya bisa menggunakan Fitur External Access via GUI nya IPCoP