Tempat Nongkrong Anak Fisika Universitas Udayana Bali


Alamat Anggota IHAMAFI
September 19, 2008, 4:37 am
Filed under: Fisika

Temen-temen fisika sebangsa dan setanah air……ini alamat Himpunan mahasiswa fisika se-indonesia yang menjadi member IHAMAFI ( ikatan Himpunan Mahasiswa Fisika se-indonesia ) dicatet………..

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Syiah Kuala

Kopelma Darussalam Banda Aceh

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Sumatera Utara

Kampus USU Jl. Dr. T. Mansoer No. 9 Medan

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Andalas

Kampus Limau Manis Padang, Sumbar, 25163

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Lampung

Jl. Prof. Dr. Soemantri Brodjonegoro No. 1, Bandar Lampung

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Negeri Jakarta

Jl. Pemuda Kampus B Universitas Negeri jakarta 13220

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Indonesia

Kampus Baru UI Depok, 16424

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Padjadjaran

Kampus Unpad Jatinangor,

Jl. Raya Bandung – Sumedang Km.21. Jatinangor, Jawa Barat

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Pendidikan Indonesia

Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung, 40154

Himpunan Mahasiswa Fisika Institut Pertanian Bogor

Kampus IPB Dermaga, Bogor

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Islam Negeri Jakarta

Jl. Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat 15412 Jakarta

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Gadjah Mada

Kampus Bulaksumur Yogyakarta, 55281

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Negeri Semarang

Sekaran – Gunung Pati, Semarang 50229

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Diponegoro

Kampus Undip Tembalang, Semarang, 50275

Himpunan Mahasiswa Fisika IAIN Sunan Kalijga Yogyakarta

Jl. Laksda Adi Sutjipto Yogyakarta, 55281

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Negeri Yogyakarta

Kampus UNY Karangmalang, Yogyakarta

Himpunan Mahasiswa Fisika Institut Teknologi Sepuluh November

Kampus ITS Keputih Sukolilo, Surabaya

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Airlanggga

Kampus Unair Mulyorejo, Surabaya

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Brawijaya

Jl. Mayjen Haryono 160 Malang, 65145

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Negeri Malang

Jl. Surabaya 6, Malang, 65145

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Udayana, Denpasar

Kampus Bukit Jimbaran, Denpasar, Bali

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Hasanuddin

Kampus Unhas Tamalanrea

Jl. Perintis Kemerdekaan km. 10 Makassar, 90245

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Negeri Makassar

Kampus UNM Gunungsari Makassar

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Haluoleo

Kampus Bumi Tridharma, Anduonohu Kendari, 93232

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Tadulako

Kampus Bumi Tadulako Tondo, Palu

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Tadulako (FMIPA)

Kampus Bumi Kaktus Tadulako Tondo, Palu, 94118

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Mataram

Jl. Majapahit No. 62, Mataram

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Mulawarman

Kampus Gunung Kelua No. 5, Samarinda, 75119

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Lambung Mangkurat

Jl. Jend. A. Yani. km 36,5 Banjar Baru. Kalimantan Selatan

Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Pattimura

Kampus Pattimura, Ambon



Blok virus di router Cisco
September 16, 2008, 8:54 am
Filed under: Cisco

Virus Jaringan

PC yang terkena virus akan selalu mengirimkan paket-paket ke jaringan dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Jika pada saat kita menangkap trafik pada suatu interface, terdapat pola paket yang sangat banyak dan menggunakan port TCP, UDP atau ICMP yang sama, kemungkinan jaringan ini terkena virus.

Berikut contoh-contoh paket virus dalam jaringan :

Salah satu jenis Virus Blaster menggunakan TCP port 135, virus ini dapat memenuhi jaringan dan menyebabkan aplikasi di jaringan menjadi lambat atau bahkan hang. Paket ini akan terus memenuhi jaringan walaupun kondisi komputer sedang tidak melakukan aktivitas.

May 19 14:25:48: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 102 permitted tcp 10.236.48.69(2865) -> 129.74.248.15(135), 1 packet

May 19 14:25:49: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 102 permitted tcp 10.236.48.66(4283) -> 10.239.97.117(135), 1 packet

May 19 14:25:50: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 102 permitted tcp 10.236.48.69(2897) -> 129.74.248.47(135), 1 packet

May 19 14:25:51: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 102 permitted tcp 10.236.48.70(3832) -> 166.58.195.45(135), 1 packet

May 19 14:25:52: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 102 permitted tcp 10.236.48.68(2189) -> 68.44.91.87(135), 1 packet

May 19 14:25:53: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 102 permitted tcp 10.236.48.70(3864) -> 166.58.195.77(135), 1 packet

Dengan menggunakan Router kita dapat memblok paket-paket tersebut diatas agar tidak menulari jaringan yang lain atau memenuhi jaringan WAN.

Bloking paket virus dilakukan di sisi router pada interface yang paling dekat dengan keberadaan jaringan yang bervirus.

Contoh cara melakukan Bloking Paket pada virus Blaster yang menggunakan TCP port 445 dan UDP port 137 adalah dengan menggunakan Access Control List (ACL) sebagai berikut :

Router# config t
Router(config)# access-list 104 deny tcp any any eq 445 log
Router(config)# access-list 104 deny udp any any eq 137 log
Router(config)# access-list 104 permit ip any any

Catatan : Jangan lupa di akhir command untuk selalu memasang permit ip any any , setelah anda melakukan bloking dengan perintah deny. Jika anda tidak memasang permit ip any any, maka semua paket akan diblok.

Selanjutnya kita pasang access-list 104 di atas, pada interface tempat masuknya virus, misal di interface ethernet0:

Router(config)# int e0
Router(config-if)#ip access-group 104 in
Router(config-if)# exit

Untuk melihat hasilnya adalah sebagai berikut :

Router# sho log

May 18 16:21:08: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 104 denied udp 169.254.166.50(137) -> 169.254.255.255(137), 1 packet

May 18 16:21:09: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 104 denied tcp 10.49.151.68(1339) -> 10.49.35.78(445), 1 packet

May 18 16:21:10: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 104 denied udp 10.49.100.230(1028) -> 4.71.4.82(137), 1 packet

May 18 16:21:11: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 104 denied udp 10.49.19.130(1027) -> 46.33.60.237(137), 1 packet

May 18 16:21:12: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 104 denied udp 10.49.7.194(1028) -> 140.120.202.83(137), 1 packet

May 18 16:21:13: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 104 denied tcp 10.49.15.132(3882) -> 10.74.93.59(445), 1 packet

May 18 16:21:14: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 104 denied tcp 10.49.20.115(3562) -> 185.142.133.192(445), 1 packet

May 18 16:21:15: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 104 denied tcp 10.49.12.124(3058) -> 10.228.79.203(445), 1 packet

May 18 16:21:16: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 104 denied tcp 10.49.12.40(3571) -> 31.7.189.248(445), 1 packet

May 18 16:21:17: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 104 denied udp 10.49.13.130(1026) -> 14.0.106.191(137), 1 packet

May 18 16:21:21: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 104 denied tcp 10.49.20.116(4314) -> 17.101.32.39(445), 1 packetTerlihat bahwa semua paket yang menggunakan TCP port 445 dan UDP port 137 akan di Deny (blok).Terlihat bahwa semua paket yang menggunakan TCP port 445 dan UDP port 137 akan di Deny (blok).Hal ini sangat bermanfaat jika jaringan kita menggunakan WAN.

Terlihat bahwa semua paket yang menggunakan TCP port 445 dan UDP port 137 akan di Deny (blok).Hal ini sangat bermanfaat jika jaringan kita menggunakan WAN.Misal kita menggunakan WAN Frame Relay dengan kecepatan 64 Kbps. Jika suatu LAN 100 Mbps di remote terkena virus seperti diatas, maka semua paket virus ini akan menyebar dan masuk ke WAN yang mempunyai kecepatan hanya 64 Kbps. Dapat dibayangkan pasti jaringan WAN yang 64 kbps ini akan penuh, dan user-user di remote tidak akan bisa melakukan hubungan ke jaringan pusat.

Dengan dilakukan bloking seperti cara di atas, maka jaringan WAN 64 Kbps ini akan bersih dan tetap terjaga pemakaian bandwidthnya.



Monitor Log di Router Cisco
September 16, 2008, 8:52 am
Filed under: Cisco

Pengantar
Router merupakan sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain. Router menghubungkan network-network tersebut pada network layer dari model OSI, sehingga secara teknis Router adalah Layer 3 Gateway.

Selain itu juga router dapat menangkap dan melihat aktivitas trafik dalam jaringan, sehingga memudahkan kita untuk mengklasifikasikan trafik dan membuang paket-paket yang tidak diperlukan.

Berkembangnya virus-virus komputer yang sangat cepat, cukup merugikan para penyedia jaringan dan pengguna komputer. Serangan virus ini telah banyak mengkonsumsi bandwidth sehingga trafik aplikasi yang sebenarnya tidak bisa dilewatkan melalui jaringan karena jaringan telah dipenuhi oleh paket-paket virus.

Berikut ini tulisan yang menyajikan cara memonitor trafik dan memblok paket virus dengan menggunakan router Cisco.

Untuk menampung semua trafik yang keluar masuk, harus dibuatkan tempat yang biasanya disebut log.

Pada router cisco, buffer log tidak aktfi secara default. Oleh karena itu kita harus mengaktifkannya sebelum menampung trafik yang akan kita lihat.

Cara mengaktifkan log buffer pada Router Cisco:

Router(config)# logging buffered 4096
Router(config)# exit

Angka 4096 mempunyai satuan bytes, jadi tempat/memori yang disediakan untuk menangkat trafik sebesar 4096 Bytes.

Setelah itu, kita membuat profile untuk menangkap trafik dengan menggunakan Access Control List (ACL) extended.

Contoh :

Konfigurasi access-list 101

Router# config t
Router(config)# access-list 101 permit icmp any any log
Router(config)# access-list 101 permit tcp any any gt 0 log
Router(config)# access-list 101 permit udp any any gt 0 log
Router(config)# access-list 101 permit ip any any log

Pengertian permit berarti semua paket (icmp, tcp, udp, ip) diijinkan lewat

Selanjutnya terapkan Access-List yang sudah dibuat pada interface yang akan kita tangkap trafiknya.

Misal kita ingin menangkap trafik yang masuk ke port Fast Ethernet 0 : (dapat diterapkan di semua interface, seperti : E0, S0, S1.1, S2/0.1, ATM0/0.1, dll)

Router(config)# int fa0
Router(config-if)# ip access-group 101 in
Router(config-if)# exit

Agar hasil log dapat terlihat Tanggal dan Jam-nya, maka harus dikonfigurasi sebagai berikut:

Router(config)# service timestamps log datetime localtime
Router(config)# exit
Router#clock set 14:00:00 17 May 2004

Setelah selesai, kita dapat melihat semua trafik yang masuk ke Fast Ethernet 0:

Perintah yang digunakan adalah : show log

Router# show log

May 17 14:02:38: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 101 permitted tcp 172.21.0.182(1019) -> 192.168.134.82(515), 2 packets

May 17 14:02:44: %SEC-6-IPACCESSLOGDP: list 101 permitted icmp 192.168.134.2 -> 192.168.134.42 (3/13), 6 packets

May 17 14:02:44: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 101 permitted tcp 172.21.0.182(1019) -> 192.168.134.43(515), 1 packet

May 17 14:03:03: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 101 permitted tcp 172.21.0.155(1014) -> 192.168.134.67(515), 2 packets

May 17 14:03:05: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 101 permitted tcp 172.21.0.182(1005) -> 192.168.134.67(515), 2 packets

Dari data trafik baris pertama di atas, paket tcp port 1019 dengan IP 172.21.0.182 masuk ke port Fast Ethernet 0 dengan tujuan IP 192.168.134.82 menggunakan port 515 sebanyak 2 paket, terjadi pada tanggal 17 May 2004 jam 14:02:38.

Dari data trafik baris pertama di atas, paket tcp port 1019 dengan IP 172.21.0.182 masuk ke port Fast Ethernet 0 dengan tujuan IP 192.168.134.82 menggunakan port 515 sebanyak 2 paket, terjadi pada tanggal 17 May 2004 jam 14:02:38.Dari data trafik baris pertama di atas, paket tcp port 1019 dengan IP 172.21.0.182 masuk ke port Fast Ethernet 0 dengan tujuan IP 192.168.134.82 menggunakan port 515 sebanyak 2 paket, terjadi pada tanggal 17 May 2004 jam 14:02:38.Untuk melihat throughput atau utilisasi pada interface Fast Ethernet 0, dapat menggunakan perintah:

Router# sho int fa0

….
5 minute input rate 11264000 bits/sec, 2378 packets/sec
5 minute output rate 5203000 bits/sec, 3060 packets/sec
……



Mendownload Program ke Mikrokontroler
September 13, 2008, 4:53 am
Filed under: Mikrokontroler

Jika telah selesai menulis program; simpan dgn ekstension.asm, lalu kompile degan ASM51( c:\asm51 lampu.asm, nanti jdnya lampu.hex, anda dapat mendowload file hex anda ke Minimum System mikrokontroler anda menggunakan file dt51l.exe (berbasiskan DOS) atau dt51lwin.exe (berbasiskan windows )atau ATMEL ISP PROGRAMMER sebagai berikut :



Bahasa Assembly di Mikrokontroler
September 13, 2008, 4:52 am
Filed under: Mikrokontroler

Secara fisik, kerja dari sebuah mikrokontroler dapat dijelaskan sebagai siklus pembacaan instruksi yang tersimpan di dalam memori. Mikrokontroler menentukan alamat? dari memori program yang akan dibaca, dan melakukan proses baca data di memori. Data yang dibaca diinterprestasikan sebagai instruksi.? Alamat instruksi disimpan oleh mikrokontroler di register, yang dikenal sebagai program counter. Instruksi ini misalnya program aritmatika yang melibatkan 2 register.

AT89C51 memiliki sekumpulan instruksi yang sangat lengkap. Jika anda telah mempelajari bahasa assembly mikroprosesor keluarga intel (misal 8086), ada sedikit perbedaan dengan bahasa assembly di mikrokontroler. Instruksi MOV untuk byte dan bit dikelompokkan sesuai dengan mode pengalamatan (addressing modes). Mode pengalamatan menjelaskan bagaimana operand dioperasikan.Berikut penjelasan dari berbagai mode pengalamatan. Bentuk program assembly yang umum ialah sebagai berikut :

Label mnemonic operand1 operand2 komentar

(isi memori)??? (opcode)

4000 7430 MOV A, #30H;kirim 30H ke akumulator A

Isi memori ialah bilangan heksadesimal yang dikenal oleh mikrokontroler kita, yang merupakan representasi dari bahasa assembly yang telah kita buat. Mnemonic atau opcode ialah kode yang akan melakukan aksi terhadap operand . Operand ialah data yang diproses oleh opcode. Sebuah opcode bisa membutuhkan 1 ,2 atau lebih operand, kadang juga tidak perlu operand. Sedangkan komentar dapat kita berikan dengan menggunakan tanda titik koma (;). Berikut contoh jumlah operand yang berbeda beda dalam suatu assembly.

CJNE R5,#22H, aksi ?;dibutuhkan 3 buah operand

MOVX @DPTR, A ;dibutuhkan 2 buah operand

RL A ;1 buah operand

NOP ; tidak memerlukan operand

Program yang telah selesai kita buat dapat disimpan dengan ekstension .asm. Lalu kita buat program objek menggunakan program ASM51 yang dapat diperoleh secara gratis di internet. Berikut contoh mengkompile file tesppi.asm yang tersedia di dalam paket DT-51 menggunakan ASM51, yang akan menghasilkan file tesppi.hex dan tesppi.lst. File .hex inilah yang kita masukkan ke Flash PEROM mikrokontroler AT89C51 atau ke eksternal memori seperti AT28C64B menggunakan program downloader.



Kit mikrokontroler untuk TA
September 13, 2008, 4:49 am
Filed under: Mikrokontroler

Jika kita ingin membuat projek atau tugas akhir yang menggunakan mikroprosesor 8086/8088 tampaknya saat ini cukup sulit karena dibutuhkan biaya yang besar serta diperlukannnya EPROM Programmer. Cara lain yang lebih gampang dan murah ialah kita mengembangkan aplikasi menggunakan kit mikrokontroler ( main board) yang sudah ada di pasaran. Kit tersebut umumnya terdiri dari mikrokontroler, memori serta interface untuk koneksi ke lcd, ke PPI atau ke port serial komputer. Kita tinggal membuat program serta menyambungkan dengan board atau komponen tambahan saja. Membangun aplikasi Elektronika berbasis embedded system merupakan topik yang sangat hangat saat ini. Apalagi mikrokontroler tertentu sudah mendukung aplikasi yang terhubung ke jaringan computer (network microcontroller).

Ada perbedaan yang cukup penting antara Mikroprosesor dan Mikrokontroler. Jika Mikroprosesor merupakan CPU (Central Processing Unit) tanpa memori dan I/O pendukung dari sebuah komputer, maka Mikrokontroler umumnya terdiri dari CPU, Memori , I/O tertentu dan unit pendukung, misalnya Analog to Digital Converter (ADC) yang sudah terintegrasi di dalam mikrokontroler tersebut. Kelebihan utama dari Mikrokontroler ialah telah tersedianya RAM dan peralatan I/O Pendukung sehingga ukuran board mikrokontroler menjadi sangat ringkas. Terdapat berbagai jenis mikrokontroler dari berbagai vendor yang digunakan secara luas? di dunia. Diantaranya yang terkenal ialah dari Intel, Maxim, Motorolla , dan ATMEL. Beberapa seri mikrokontroler yang digunakan secara luas ialah 8031, 68HC11, 6502 , 2051 dan 89S51. Mikrokontroler yang mendukung jaringan komputer seperti DS80C400 tampaknya akan menjadi primadona pada tahun-tahun mendatang . Untuk mencoba kit mikrokontroler, anda dapat membeli kit kami bernama SMART52 berbasiskan 89S52 , SmartAVR atau kit produksi lainnya, dapat anda pesan di www.toko-elektronika.com



Seputar Mikrokontroler
September 13, 2008, 4:35 am
Filed under: Mikrokontroler

Mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus, cara kerja mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data. Sekedar contoh, bayangkan diri Anda saat mulai belajar membaca dan menulis, ketika Anda sudah bisa melakukan hal itu Anda bisa membaca tulisan apapun baik buku, cerpen, artikel dan sebagainya, dan Andapun bisa pula menulis hal-hal sebaliknya. Begitu pula jika Anda sudah mahir membaca dan menulis data maka Anda dapat membuat program untuk membuat suatu sistem pengaturan otomatik menggunakan mikrokontroler sesuai keinginan Anda. Mikrokontroler merupakan komputer didalam  chip yang digunakan untuk mengontrol peralatan elektronik, yang menekankan efisiensi dan efektifitas biaya. Secara harfiahnya bisa disebut “pengendali kecil” dimana sebuah sistem elektronik yang sebelumnya banyak memerlukan komponen-komponen pendukung seperti IC TTL dan CMOS dapat direduksi/diperkecil dan akhirnya terpusat serta dikendalikan oleh mikrokontroler ini. Dengan penggunaan mikrokontroler ini maka :

bullet Sistem elektronik akan menjadi lebih ringkas
bullet

Rancang bangun sistem elektronik akan lebih cepat karena sebagian besar dari sistem adalah perangkat lunak yang mudah dimodifikasi

bullet Pencarian gangguan lebih mudah ditelusuri karena sistemnya yang kompak

Namun demikian tidak sepenuhnya mikrokontroler bisa mereduksi komponen IC TTL dan CMOS yang seringkali masih diperlukan untuk aplikasi kecepatan tinggi atau sekedar menambah jumlah saluran masukan dan keluaran (I/O). Dengan kata lain, mikrokontroler adalah versi mini atau mikro dari sebuah komputer karena mikrokontroler sudah mengandung beberapa periferal yang langsung bisa dimanfaatkan, misalnya port paralel, port serial, komparator, konversi digital ke analog (DAC), konversi analog ke digital dan sebagainya hanya menggunakan sistem minimum yang tidak rumit atau kompleks.

Secara teknis hanya ada 2 yaitu RISC dan CISC dan masing-masing mempunyai keturunan/keluarga sendiri-sendiri.

RISC kependekan dari Reduced Instruction Set Computer : instruksi terbatas tapi memiliki fasilitas yang lebih banyak

CISC kependekan dari Complex Instruction Set Computer : instruksi bisa dikatakan lebih lengkap tapi dengan fasilitas secukupnya.

Tentang jenisnya banyak sekali ada keluarga Motorola dengan seri 68xx, keluarga MCS51 yang diproduksi Atmel, Philip, Dallas, keluarga PIC dari Microchip, Renesas, Zilog. Masing-masing keluarga juga masih terbagi lagi dalam beberapa tipe. Jadi sulit sekali untuk menghitung jumlah mikrokontroler, namun jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut silakan mengunjungi web site www.microcontroller.com



Surat Keputusan MenKes RI : Tenaga Fisika Medik sebagai Tenaga Kesehatan
September 11, 2008, 3:51 am
Filed under: Fisika

Berita Gembira.

Ini ada berita MALARI Lima Belas Januari 2007. Setelah 60 tahun Indonesia Merdeka MenKes menetapkan Tenaga Fisika Medik sebagai Tenaga Kesehatan (saya salinkan di bawah). Ini menempatkan Fisika Medik sebagai tenaga di bidang kesehatan seperti halnya dokter, bidan, perawat dll. Ini adalah hasil perjuangan teman-teman fisika medis selama sekitar 20 tahunan.

Perhatikan bahwa latar belakang pendidikan adalah pendidikan fisika medik yang diakui oleh pemerintah memang masih general / umum. Tapi ini menguntungkan karena universitas biasapun bisa terlibat bukan hanya poltekkes yang umum memasok bidan, perawat fisioterpis dll. Segera setelah SK akan sampai ke Menpan dan ini akan tercermin langsung dalam Tunjangan Jabatan dan formasi kepegawaian rumah sakit di seluruh Indonesia.

Mengenai level kesarjanaan akan ditindaklanjuti dengan Peraturan dari BAPETEN yang wacananya adalah minimum S2 Fisika Medis. Hal ini sesuai standard AAPM (American Association of Physicists in Medicine) dan EFOMP (European Federation of Medical Physicists) dan juga IAEA (International Atomic Energy Agency). Di banyak rumah sakit besar US dan Europe banyak Fisikawan Medis bergelar S3. Tapi memang masih akan menunggu beberapa lama. Untuk saat ini kita sudah cukup gembira dengan diakuinya profesi Fisika Medik sebagai perlindungan hukum.



Laboratorium Maya: (Virtual Lab)
September 11, 2008, 2:52 am
Filed under: Fisika

Kalangan guru maupun siswa mesti repot kalau sudah tiba saatnya harus praktikum. Selain alatnya yang belum tentu mudah, juga mahal; Ruang kadang harus antri dengan kelas lainnya.

Nah, situs ini menyediakan layanan praktikum gratis bagi guru dan siswa.

Silahkan masuk ke Virtual Laboratory ini. Anda pilh saja, status Guru (Teacher) atau Siswa (Student), It’s Free…

viva……..



Asterix IPcop
September 11, 2008, 2:10 am
Filed under: VOIP

Pada umumnya kebutuhan akan Voip gateway dengan solusi Opensource menggunakan Trixbox atau dari Distro Linux yang sudah ada, misalnya Opensuse, OpenBSD, debian, Gentoo dll dengan instalasi Asterisk.

Asterisk pada dasarnya adalah telepony toolkit yang memungkinkan pengembang untuk membuat beberapa macam aplikasi sebagai interface pada telepony network, dimana sebagian besar aplikasi menyerupai PBX (private brach exchange / sentral) asterisk juga bisa digunakan sebagai IVR (Interactive Voice Response), Teleconference,dan juga sebagai voice mail system, selain itu juga bisa dikembangkan untuk aplikasi yang lain nya.

Sedangkan IpCop merupakan distribusi Linux yang dibuat untuk tujuan khusus memudahkan dalam memanage Firewall yang berbasiskan PC hardware. Cocok digunakan sebagai Router kantor / Sekolah / warnet karena kemudahan dan kecepatan Instalasinya, Kebutuhan Spesifikasi hardware yang cukup sederhana, namun memiliki fitur Firewalling dan security yang cukup bisa diandalkan.

Instalasi Asterisk pada Ipcop sekarang menjadi lebih mudah karena adanya sebuah Project dari BerliOS Developer yang telah berhasil membuat Addon Asterisk terutama Spesifik pada Ipcop 1.4.18 i386 dengan menggunakan Asterisk 1.4.19.1 dan sudah tersedia juga Asterisk-IpCop Iso nya dalam arti Iso Ipcop yang didalamnya sudah disertakan Asterisk.

Untuk Konfigurasi addon sama seperti addon IPCOP Pada Umumnya:

  1. Download Addon, bisa klik DISINI
  2. Copy File tersebut ke dalam IPCOP Box, bisa dengan scp ( linux ) atau winscp (windows ), jangan lupa umumnya secara default Ipcop menggunakan port 222 untuk akses SSH nya.
  3. Uncompress file dan eksekusi File Installernya ( ./install -i )
  4. Maka secara otomatis Asterisk telah terinstall
  5. Init Script Asterisk terletak di /etc/rc.d/rc.asteris
  6. Konfigurasi File nya berada di /etc/asterisk
  7. Untuk login pada Interface Asterisk command line menggunakan command : asterisk -r
  8. Untuk Uninstall Asterisk addon menggunakan command biasanya ( ./install -u )
  9. Jangan Lupa membuka port-port yang dibutuhkan, misalnya port 5060 (udp ), port 1000 – 2000 ( udp ) Untuk SIP, port 1720 (tcp) dan 4569 (udp ) Untuk IAX2, dan port 1000 – 2000 (tcp dan udp ) untuk H.323. Untuk emmbukanya bisa menggunakan Fitur External Access via GUI nya IPCoP


Anak fisika udayana Presentasi di seminar Networking Dunia
September 10, 2008, 3:48 am
Filed under: Gosip

Di bulan Juli 2008 ada even besar bagi dunia networking yaitu adanya acara MUM 2008 ( pertemuan para IT di bidang jaringan komputer sedunia ) di denpasar Bali.

Pada saat itu penulis diberikan kepercayaan untuk mempresentasikan makalah tentang networking, presentasi dapat di download disini . wah cukup keder juga dan suer baru pertama kali presentasi di depan bule-bule dan pak lek pak lek heheheheh..

dengan waktu 2 jam akhirnya penulis dapat juga bersumbangsih untuk kemajuan ilmu pengetahuan

Viva !!!



Linux for Fisika
September 10, 2008, 3:43 am
Filed under: Fisika

Diwaktu masa-masa masih dikampus di kampus dulu  Sifat yang sangat prinsipil terhadap system operasi yang sering menggugah hati untuk dijadikan bahan Oprekan LAB adalah GNU/Linux atau yang sering dikenal dengan Linux adalah sebuah system operasi yang sudah sangat dikenal dalam dunia komputer, jadi sudah tidak asing lagi kalo kita berhadapan dengan Operasi Sistem (OS) yang satu ini, maskot resmi dari Linux sendiri bernama Tux dengan gambar Burung Pinguin Tembam. Banyak sekali perusahan dan instansi yang sudah beralih ke Sistem Operasi ini dengan berbagai alasan. Tidak hanya dibidang Web atau Server tapi kini Linux sudah merebah keberbagai bidang lainnya seperti di dunia Robotik, Embedded Linux, Biologi, Kedokteran, Kimia, Percetakan, dunia teknik (engineering), dll.

Tidak bisa dipungkiri bahwa aku sampai saat ini belum menyelesaikan studi disebuah universitas yang lumayan besar di aceh dan disebuah jurusan muda dengan gedung tua “MIPA Fisika” ok ..aku tidak membicarakan mengenai kehidupan kampus atau sitem birokrasi sebuah kampus, tapi aku akan mengulas sedikit dunia Linux dan Fisika, aku akan mencoba membagikan informasi untuk kawan-kawan dikampus bahwa aplikasi-aplikasi yang biasa sering di pake di Microsoft Windows untuk keperluan kampus bisa kita bermigrasi ke Linux.

Saat ini penggerak Open Source di Aceh banyak lahir dari anak-anak MIPA, Seperti Halnya KPLI-Aceh.. POSS (Pusat Pendayagunaan open Source Software) yang berpusat di MIPA juga, akan tetapi sangat lah disayangkan kalau hanya sebatas publikasi keluar sedangkan pemamfaatan aplikasi Linux sendiri masih sangat kurang di MIPA.

Misalkan yang saya rasakan dulu dan sekarang di Jurusan Fisika masih banyak aplikasi-aplikasi kampus yang bisa di gunakan Linux tapi masih memakai Windows seperti halnya dalam pemograman Numerik yang masih menggunakan Pascal nya windows yang sebenarnya sudah bisa digantikan dengan freepascal di Linux. Pemograman Visual dengan Visual Basic (VB) yang sebenarnya bisa digantikan dengan Gambas. Matlab bisa digantikan dengan Scilab. Dan juga masih banyak aplikasi lainnya di Sistem Operasi Linux yang bisa diterapkan untuk aplikasi-aplikasi studi kampus yang sudah siap menggatikan aplikasi dari Microsost Windows.

OK…Beberapa contoh aplikasi yang bisa dipergunakan dalam penerapan kuliah di jurusan fisika :

  1. Open Office.org : Penggantinya Microsoft Office, dengat paket standar writer, Calc, Impress dan databases.
  2. xpdf : Laporan atau sejenisnya dengan mudah kita bisa transfer ke PDF.
  3. gcc, g++ : buat ngejain pemograman bahasa C dan C++
  4. freepasscal : ni dia freepasscal buat mata kuliah numerik atau fisika komputasi yang sering pake passcal.
  5. g77 atau f77 : fotran nya linux, untuk kawan-kawan yang suka fisika teori dan selalu berhadapan dengan numerik coba deh sering ngoprek ni software..
  6. octave : untuk perhitungan matematik juga ni, diperuntukkan untuk mereka yang suka numerik, hampir sama juga dengan MatLab P
  7. scilab : gantinya MatLab, MatLab fersi Linux ya scilab.
  8. Gambas : Gantinya VisualBasic diwindows, yang suka ngoprek VB, ya silahkan aja mencoba Gambas.
  9. tkgate : buat simulasi Electronika seperti halnya Electronik workbench, tapi tak sebagus Electronik wrokbench .hehehe.. tapi lumayan juga kalo mau di coba ( Aku gak pernah nyoba). D
  10. PCB ( Jangan salah ini betulan nama progaram) : bikin gambar rangkaian electronika untuk dicetak ke PCB.
  11. Gimp : bagi yang suka design, cobalah dipelajari kalo nantinya sudah mahir tolong ajarin saya ya )
  12. Kwrite, NEdit, GEdit, Vi, Pico : merupakan text Editor yang sering digunakan untuk pembuatan program C++, C, Phyton, Passcal, Fotran, php, html dan juga untuk mengkonfigurasi Sistem Operasi itu sendiri.

Dan masih banyak software-software lainnya yang ada di GNU/Linux yang dapat diaplikasikan dalam perkuliahan fisika. kayaknya ini aja sedikit pencerahan dari saya tentang aplikasi-aplikasi Linux ..eehh..GNU/Linux kalo memang masih mendung tanyakan saja pada paman Google .



Seminar Instrumentasi Berbasis Fisika 2008
September 10, 2008, 3:35 am
Filed under: Fisika

Telah Diadakan seminar fisika instrumentasi tanggal 28 Agustus 2008

dengan tema “Seminar Instrumentasi Berbasis Fisika 2008″.

Kegiatan ini merupakan kegiatan dua tahunan yang ketiga yang diselenggarakan oleh Kelompok

Keilmuan Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi (FTETI), FMIPA, ITB, bekerja sama dengan “Indonesian Sensor and Actuator System Society (ISASS)”.

Seminar ini akan diselenggarakan di ITB, Bandung, tanggal 28 Agustus 2008. Dalam acara ini

akan ditampilkan perkembangan terakhir dari hasil-hasil penelitian dalam bidang instrumentasi, pengukuran, komunikasi, sistem kontrol, otomasi dan teknologi

informasi. Ruang lingkup bahasan mencakup semua aspek baik dari sisi teori maupun praktis. Secara terperinci, ruang lingkup yang dibahas meliputi:

1. Akuisisi Data dan Instrumentasi Analisis

2. Instrumentasi untuk Pendidikan

3. Instrumentasi untuk Industri dan Kesehatan

4. Sensor dan Teknologinya

5. Pengolahan Sinyal dan Citra

6. Telemetri dan Instrumentasi Berbasis WEB

7. Telekomunikasi

8. Sistem Otomasi dan Kontrol

Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat pada website http://sibf2008.org

hemm udah lewat cuman kalo ada temen yang ikut bisa minta makalahnya ya hehehehhe……




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.